Skip to main content

Ulasan Ringan Mengenai Helm Custom

Ulasan Ringan Mengenai Helm Custom
Pratiwi Nur Zamzani
Helm Custom. Sebuah sebutan yang sudah tidak asing lagi bagi semua orang. Terutama, para pecinta motor yang akan selalu berhubungan dengan pelindung kepala yang satu ini. Pelindung kepala dengan motif, corak warna, grafis dan bentuk yang berbeda dari helm-hlem pada umumnya. Helm Custom merupakan sebuah wujud seni yang diciptakan oleh para pecinta helm.
Apabila seorang seniman menuangkan inspirasi dan idenya di atas media kertas, kanvas, atau di atas gumapalan tanah liat, kayu untuk di pahat, dan seng untuk di butsir. Tidak untuk seniman helm custom. Dengan media yang berbeda, teknik yang berbeda dari seniman untuk seni rupa dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Seniman helm custom memiliki cara dan teknik sendiri untuk menuangkan inspirasi mereka serta perasaan mereka sebagaimana para seniman mestinya.
Di sini, kami akan memberikan sedikit ulasan ringan mengenai helm custom. Mungkin Anda akan terus bertanya, apa itu helm custom? Mengapa berbeda dengan helm pada umumnya, dan kenapa memiliki bentuk yang aneh.
Aneh. Kata utama yang akan ada di dalam benak Anda mengenai benda ini. Helm yang memiliki batok kecil. Kaca yang sembung, dan menonjol ke luar, serta begitu sempit seperti batok kelapa. Tapi, apabila di pakai pas dengan ukuran kepala Anda. Mengapa begitu? Adalah cara-cara sendiri untuk membuatnya menjadi seperti itu?
Jawabannya adalah iya. Helm custom adalah helm yang dimodifikasi dengan kreatifitas endiri. Baik dari segi grafis, maupun bentuknya. Helm ini memiliki juga biasa digunakan oleh para pembalap motoGP. Dimana, pembalasp tersebut memiliki makna pada setiap design yang ada di hemnya atau menyesuaikan kostum yang digunakan oleh timnya.
Dengan adanya kreatifitas kesenian itu, para penggemar pembalap-pembalap hebat itu memutuskan untuk menjadikan motif yang digunakan di dalam helm sang pembalap sebagai replika helm modifikasi yang akan mereka ciptakan. Mengapa begitu? Alasannya adalah, karena helm custom sang pembalap memiliki kisaran harga sekitar Rp. 10.000.000 untuk replika hem custom pembalap yang asli. Sedangkan helm custom pembalap yang aslinya mempunyai harga kisaran hingga Rp. 33.000.000.

Banyak dari sebagian orang yang memiliki kreativitas dalam bidang hal ini untuk dimanfaatkan sebagai lapangan pekerjaan. Dengan membuka beberapa agen pemesanan para seniman helm custom memberikan penawaran yang sesuai dengan selera. Baik dari segi kualitas bahan yang digunakan maupun, kulitas barang yang diberikan.
Terkadang, para seniman helm custom juga memberikan harga kepada para pemesan atau penggemar helm custom dengan kisaran harga yang sesuai tipe. Dimana, helm custom untuk wanita dan laki-laki memiliki harga yang berbeda. Dan kebanyak yang terjadi perbedaan, dikarenakan design yang diinginkan oleh para konsumen yang membutuhkannya.
Bahan yang digunakan untuk helm custom laki-laki lebih menjorok dengan bahan sticker atau body paainting. Sedangkan wanita memilih bahan kulit sintetis dengan beberapa jahitan tulisan dengan model tulisan yang sudah disediakan oleh para seniman untuk konsumennya. Karena bahan yang digunakan berbeda. Maka, hasilnyapun akan berbeda. Begitu pula dengan design. Kebanyakan harga mahal ada di pihak design laki-laki. Karena selain menggunakan motif yang banyak dan pewarnaan yang lebih banyak daripada design perempuan menjadikan  mereka harus rela membayar biaya dengan senyuman meski sedikit menguras kantong. Tapi, bagi para penggemar. Tidak bermasalah bukan, meski harnya sedikit tinggil asalkan barang yang dihasilkan sangat berkualitas.

Demikianlah  yang bisa kami berikan, tentang ulasan ringan mengenai helm custom. Semoga bermanfaat dan bia membantu Anda dalam menentukan pilihan style Anda. Dimana, style yang dapat membuat Anda percaya diri dan terlihat  berbeda dari biasanya. 

Comments

  1. Jammin' Jars Casino Resort - HCM Hub
    Welcome to Jammin' Jars Casino λŒ€κ΅¬κ΄‘μ—­ 좜μž₯λ§ˆμ‚¬μ§€ Resort 포항 좜μž₯λ§ˆμ‚¬μ§€ in Joliet, Illinois. Featuring a stay at the hotel, a sauna, and a λ™λ‘μ²œ 좜μž₯λ§ˆμ‚¬μ§€ Jacuzzi, Jammin' Jars Casino Resort offers comfortable μ•ˆλ™ 좜μž₯λ§ˆμ‚¬μ§€ rooms μ—¬μˆ˜ 좜μž₯μ•ˆλ§ˆ and

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

1 Minggu

1 Minggu Pratiwi Nur Zamzani  “Selamat pagi semuanya,” sapa salah satu pemimpin redaksi yang ada di media cetak Airlangga “Pagi, Pak.“ “Ok, untuk rapat hari ini saya selaku pemimpin redaksi ingin salah satu dari kalian untuk meliput kasus seputar remaja yang ada di kawasan kota ini, apakah kalian sudah menemukan sebelumya?” “Saya sudah pak,” saut Arka. Lebih tepatnya, Arkana Aditya. Salah satu, wartawan di rapat itu. “Silahkan.“ “Jadi begini Pak, saat itu saya mendengar tetangga sebelah rumah sedang bergosip tentang remaja yang mengunggah foto bugil di Facebook, menurut saya itu bisa menjadi topik hangat sesuai dengan tema. Akan tetapi, saya harus menyelidiki tentang hal ini serta mencari tahu siapakah dia sebenarnya. Jadi, kemungkinan besar saya tidak masuk kantor untuk menyelinap di sekolah mereka sebagai guru ekstrakulikuler. Dengan begitu, saya lebih mudah untuk mendapatkan informasi yang detail tanpa harus mengada-ngada demi menjaga kualitas maupun nama media cetak...

Percaya_P.N.Z

Percaya             Terdiam termangu. Merasakan hembusan nafas sang malam. Di bawah gelapnya cahaya untuk mencapai sebuah kesunyian. Mencoba untuk mencerna, meresapi, dan memahami sebuah rentetan kata yang terulas dalam bait ucapan. Bersama sebuah luka, dan bersama dengan sebuah kata. Apa adanya.             Terdengar dering ponsel yang bergetar di atas meja apartement gadis itu. Sastra Binara. Matanya yang menatap lurus dengan sekelabat bayangan yang berjalan beriringan, seketika berhenti menjalar. Brian Vasine Pramana. Nama itu lagi. Sejenak, Sastra hanya menatap layar ponselnya yang terus memanggil dirinya. Tanpa meraihnya, Sastra mengalihkan pandangannya. Ia justru memijat kepalanya yang terasa penat karena beban pikirannya.             Sastra menghembuskan nafas beratnya. Malam itu, adalah malam yang begitu men...

Saying Now!!!

Saying Now!!! Pratiwi Nur Zamzani  “Fel, lo kenapa?!,” tanya Riska saat melihat Felly memandang ke arah jendela studio dengan tatapan yang tak bisa Riska artikan. “Hmmm?,” jawab Felly tanpa menolehkan kepalanya. “Dia kenapa? Sakit?!,” tanya Bram dengan meletakkan belanjaan yang baru saja ia beli dari supermarket. “Sejak kapan, Felly bisa sakit? Kena santet dari mana lo, Fel?!,” tanya Billy dengan membuka kaleng minumannya. Felly terdiam tidak menjawab apa yang ditanyakan oleh teman-temannya. Ia masih terdiam menatap tetesaan air hujan yang menghalangi pandangannya ke arah keluar. Hingga air terhenti dari tatapannya dan mengalihkana pandangannya ke arah gitar yang bersandar santai di tempatnya. “Lo mau kemana?,” tanya Bram menghalangi langkah Felly. “Sini kenapa, Fel?!,” pinta Billy dan Riska bersamaan dengan menarik kedua lengan Felly sampai Felly terduduk di antara mereka. Brampun ikut duduk di depan mereka bertiga. Membuka snack makanan yang sudah ia beli sebaga...